Metode Pembayaran Paling Unik Di Era Modern

Sabtu, 27 Agustus 2016 - Aneh & Unik

DuniaSemu.com – Uang merupakan alat tukar menukar yang sengaja diciptakan demi memudahkan proses transaksi jual beli. Sistem pembayaran dengan uang dianggap lebih cocok untuk kehidupan masyarakat modern karena terbilang ringkas dan mudah. Namun jauh sebelum sistem pembayaran dengan uang pada zaman dahulu ternyata masyarakat terbiasa bertransaksi dengan menggunakan metode barter. Metode ini terbilang cukup sederhana, yaitu dengan menukarkan barang maupun jasa dengan nilai yang dianggap sama dalam sebuah transaksi jual beli. Sayangnya metode ini telah lama menghilang dan tak diterapkan karena dianggap aneh di zaman modern seperti saat ini. Namun tahukah kamu ternyata kini masih ada beberapa negara yang menggunakan metode barter sebagai alat pembayarannya lho. Mulai dari barter menggunakan keju, batu, hingga tutup botol. Berikut metode pembayaran paling unik di era modern.

Bayar listrik dari hasil pertanian dan hewan ternak di Probolinggo, Indonesia

Bayar listrik dari hasil pertanian dan hewan ternak di Probolinggo
Tahukah kamu ternyata Indonesia tepatnya di daerah Probolinggo memiliki metode pembayaran unik saat bertransaksi jual beli. Metode ini adalah dengan barter menggunakan hasil pertanian dan hewan ternak untuk membayar tagihan listrik setiap bulannya. Sekitar 600 kepala keluarga di empat desa Probolinggo yaitu Desa Andung Biru, Desa Tiril, Desa Sumber Duren, dan Desa Roto terbiasa menyisihkan singkong, pisang, ayam, bebek, atau hasil panen lainnya sebagai alat tukar pengganti uang. Hal ini bermula saat keempat desa mengalami gelap gulita karena tidak adanya aliran listrik di tempat mereka. Hingga akhirnya di tahun 2011 mereka mendapat bantuan satu unit PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) untuk menerangi desa, sejak saat itulah keempat desa ini mendapat meteran listrik yang terpasang disetiap rumah. Dan untuk membayar tagihannya tak perlu mengeluarkan uang, karena warga diperbolehkan menggunakan hasil pertanian dan hewan ternak agar tak merasa terbebani. Unik banget ya.

Keju sebagai jaminan bank di Italia

Keju sebagai jaminan bank di Italia
Keju merupakan makanan hasil fermentasi susu yang memiliki banyak penggemar dari seluruh dunia, namun taukah kamu bahwa di negara Italia keju digunakan sebagai alat pembayaran. Selama ratusan tahun hingga kini beberapa bank di Italia memang terbiasa menggunakan keju sebagai jaminan yang diberikan oleh para pembuat keju untuk memdapatkan dana pinjaman dari bank. Namun keju yang boleh digunakan bukanlah keju sembarangan, melainkan hanya keju yang berjenis “Parmigiano Reggiano” yaitu jenis keju tua yang membutuhkan waktu 2 tahun untuk proses fermentasinya. Para pembuat keju meminjam dana pada bank pun diberikan tenggang waktu selama 2 tahun untuk pengembalian dana, sesuai dengan masa fermentasi yang dibutuhkan keju ini untuk matang sempurna.

Voucer isi ulang pulsa sebagai sarana pembayaran di Kongo

Voucer isi ulang pulsa sebagai sarana pembayaran di Kongo
Di era modern seperti sekarang ini pasti tak banyak yang menyangka bahwa benda sepele seperti voucher isi ulang pulsa ternyata dapat dijadikan sebagai alat pembayaran saat transaksi jual beli. Seperti yang terjadi di negara Kongo yang menggunakan voucher isi ulang pulsa sebagai sarana pembayaran dalam berbagai macam transaksi. Menurut info yang beredar metode pembayaran unik ini terjadi karena terlalu banyaknya telepon genggam di Kongo sehingga nilai perangkat elektronik ini tergolong sangat rendah. Hal ini justru berbanding terbalik dengan voucher isi ulang pulsa yang seolah memiliki nilai lebih karena menjadi benda paling dibutuhkan untuk melengkapi telefon genggam yang dimiliki banyak masyarakat Kongo. Bahkan saking penting dan berharganya voucher isi ulang pulsa benda ini sering dijadikan sebagai alat suap terhadap pejabat pemerintahan setempat.

Tutup botol sebagai alat transaksi pembayaran di Kamerun, Afrika Tengah

Tutup Botol Kamerun
Bila di Indonesia biasanya tutup botol akan dibuang begitu saja karena dianggap tak bernilai namun di Kamerun, Afrika Tengah justru tutup botol dianggap berharga karena dapat dijadikan sebagai alat pembayaran. Masyarakat Kamerun biasa menggunakan tutup botol untuk membeli barang ataupun jasa. Awal mula digunakannya tutup botol sebagai sarana pembayaran untuk transaksi jual beli adalah ketika sebuah perusahaan bir di daerah ini menawarkan berbagai macam hadiah dibalik tutup botolnya. Karena hadiah yang ditawarkan cukup menarik mulai dari bir gratis hingga liburan mewah, maka sejak saat itu pula tutup botol memiliki nilai tersendiri di negara ini. Yang lebih menariknya metode pembayaran unik ini masih berlangsung hingga kini, unik ya.

Batu besar Rai sebagai alat pembayaran di Mikronesia, Samudra Pasifik

Batu Rai Pulau Yap Mikronesia
Batu merupakan salah satu hasil alam yang memiliki harga, baik itu batu kali hingga batu kerikil bila dikumpulkan dapat ditukar dengan uang karena berguna dalam berbagai proyek pembangunan. Namun menggunakan batu sebagai alat pembayaran saat transaksi jual beli di era modern memang terdengar sangat aneh. Namun hal ini justru terjadi di Mikronesia, tepatnya di Pulau Yap, Samudra Pasifik. Di daerah ini sejumlah warganya masih menerima batu besar Rai sebagai sarana pembayaran. Uniknya nilai dari batu ternyata disesuaikan dengan besar kecilnya ukuran dan bentuk batu. Semakin besar batu dan semakin unik bentuk batu maka semakin mahal pula harganya, begitupun sebaliknya. Ternyata metode pembayaran unik ini merupakan warisan dari nenek moyang mereka.

Batu bata teh sebagai pengganti uang koin di Cina dan Mongolia

Batu Bata Teh
Selain Mikronesia yang menggunakan batu besar bernamai Rai sebagai alat pembayaran unik di era modern, ternyata Cina dan Mongolia juga melakukan hal serupa. Kedua negara ini menggunakan batu bata teh sebagi alat tukar pengganti uang koin. Batu bata teh terbuat dari tanah hasil penanaman teh yang kemudian dikemas dan ditekan dalam cetakan. Selain itu manfaat batu bata teh yang dapat dijadikan sebagai obat semakin menambah nilai berharganya benda ini.

Kulit kerang sebagai pengganti uang di pulau Solomon

Kulit Kerang
Pada zaman dahulu alat pembayaran menggunakan benda-benda unik seperti kulit kerang mungkin sudah tak asing lagi, biasanya metode pembayaran unik kulit kerang terjadi di benua asia, afrika, dan eropa. Namun apa jadinya bila metode ini masih berlangsung di era modern seperti sekarang? Beberapa masyarakat di kepulauan Solomon ternyata masih menggunakan kulit kerang saat hendak membeli barang serta membayar jasa. Sangat unik ya.

Dan itulah metode pembayaran paling unik di era modern.

Posting Lainnya:

Metode Pembayaran Paling Unik Di Era Modern | DuniaSemu | 4.5